Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum Program Studi Sarjana Arsitektur, Jurusan Arsitektur,  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti direncanakan sebagai kurikulum program studi yang berkelanjutan, yakni sejak program studi arsitektur level 6, Program Studi Profesi Arsitek/PPArs (level 7), Program Studi Magister Arsitektur (level 8), hingga  Program Studi Doktor Arsitektur (level 9).


Kurikulum Program Studi Sarjana Arsitektur dirancang dengan Sistem Kredit Semester. Jumlah total beban studi adalah 144 (seratus empat puluh empat) satuan kredit semester (sks). Jumlah mata kuliah adalah 44 (empat puluh empat) unit mata kuliah, termasuk 4 (empat) unit mata kuliah pilihan dengan beban 12 sks. Pada Mata Kuliah Pilihan I sd IV ini menawarkan 32 (tiga puluh dua) unit mata kuliah pilihan.

Mata kuliah wajib dan pilihan dapat dirinci sebagai berikut :

  1. Mata Kuliah Wajib Nasional (8 sks atau 5,6%) yaitu kelompok mata kuliah yang sudah ditetapkan secara nasional ada di dalam kurikulum. Mata kuliah tersebut adalah Agama,Pancasila, Bahasa Indonesia dan Kewarganegaraan.
  2. Mata Kuliah Wajib Usakti (4 sks atau 2,8%) yaitu kelompok mata kuliah yang merupakan kelompok ilmu atau bahan kajian yang menjadi ciri khas Universitas Trisakti dan dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, serta mengacu pada keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai visi, misi, dan tujuan di Universitas Trisakti. Mata kuliah tersebut adalah Bahasa Inggris dan Kewirausahaan.
  3. Mata Kuliah Wajib Fakultas (2 sks atau 1,4%) yaitu mata kuliah yang menjadi ciri khas Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dan dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, serta mengacu pada keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai visi, misi, tujuan dan tagline di FTSP. Mata kuliah tersebut adalah Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan.
  4. Mata Kuliah Wajib Program Studi (118 sks atau 82,9%) yaitu kelompok mata kuliah yang merupakan kelompok ilmu atau bahan kajian yang menjadi ciri khas program studi dan dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, serta mengacu pada keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai visi, misi, dan tujuan pendidikan arsitektur di Universitas Trisakti.
  5. Mata Kuliah Pilihan (12 sks atau 8,3%) yaitu kelompok mata kuliah dengan pilihan pada judul mata kuliah. Tersaji dalam sejumlah judul mata kuliah yang dapat dipilih secara bebas sesuai dengan minat, bakat, kegemaran dan kebutuhan mahasiswa. Mata kuliah pilihan harus diambil sebanyak 12 sks, yang terdiri dari 4 mata kuliah dengan bobot masing-masing 3 sks. Mata kuliah pilihan diambil dari salah 1 (satu) mata kuliah yang ditawarkan pada pilihan I,II,III dan IV.

Program kegiatan akademik di semester 1 dan semester 2 merupakan program mahasiswa arsitektur lulusan sekolah menengah atas/umum  belajar mengenali dasar-dasar ilmu arsitektur dengan beragam metode pembelajaran, yakni: mengikuti kuliah di ruang kuliah: membaca di perpustakaan: bekerja menggambar, membuat maket, atau berasistensi di studio; dan/atau belajar mengenali karya arsitektur di luar ruangan. Pada akhir semester 2, mahasiswa tahun kedua dengan capaian pembelajaran sejumlah 36 (tiga puluh enam) sks / 12 (dua belas) unit mata kuliah
Program kegiatan akademik di semester 3 dan semester 4 merupakan program mahasiswa arsitektur mengetahui lebih mendalam dan lebih memantapkan pilihannya untuk lanjut belajar ilmu arsitektur. Pada akhir semester 4, mahasiswa tahun kedua dengan capaian pembelajaran sejumlah 76 (tujuh puluh lima) sks / 24 (dua puluh empat) unit mata kuliah mampu menguasai ilmu perancangan arsitektur bangunan gedung rendah dan/atau bentang lebar. 


Program kegiatan akademik di semester 5 dan semester 6 merupakan program mahasiswa arsitektur mengetahui lebih mendalam, lebih kompleks, dan lebih terbuka memilih belajar konsentrasi studi ilmu arsitektur. Pada akhir semester 6 mahasiswa tahun ketiga dengan capaian pembelajaran sejumlah 114 (seratus empat belas) sks / 36 (tiga puluh enam) unit mata kuliah mampu menguasai ilmu perancangan arsitektur bangunan gedung tingkat tinggi, perumahan dan perkotaan.


Program kegiatan akademik di semester 7 merupakan program persiapan menjelang pengakhiran program studi Sarjana Arsitektur pada semester 8. Mahasiswa diharapkan sudah lebih mendalami, dan lebih menguasai kompleksitas pengetahuan teoritis ilmu arsitektur. Selain itu, diharapkan keterampilan dan sikap kemandiriannya lebih terlihat di dalam pergaulan akademisnya, sehingga kedewasaan dan kualitas diri calon sarjana arsitektur mampu tercermin pada penguatan konsentrasi studi ilmu arsitektur yang dipilihnya, dan dinyatakan pada program mata kuliah Proposal Tugas Akhir.


Pada semester 8, mahasiswa tahun keempat semester akhir dengan minimal capaian pembelajaran sejumlah 133 (seratus tiga puluh tiga) sks / 42 (empat puluh dua) unit mata kuliah diharapkan mampu menguasai ilmu perancangan arsitektur atau ilmu penelitian arsitektur secara sederhana/pemula, memiliki keterampilan minimal sarjana arsitektur, dan mampu membuat Proposal Tugas Akhir. Pada semester akhir ini, mahasiswa akan lebih berkonsentrasi dalam hal pembuatan karya akademis, baik berupa karya rancangan arsitektur bangunan gedung, atau karya penelitian arsitektur secara sederhana.


Waktu minimal masa studi 8 (delapan) semester dan maksimal masa studi 14 (empat belas) semester. Di luar waktu maksimal belajar itu mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengambil cuti akademik maksimal selama 2 (dua) semester dan dihitung sebagai masa studi.